Langsung ke konten utama

HTML : Pengertian, Sejarah, Perkembangan, Fungsi, Cara Kerja, dan Kesimpulan

Kali ini saya akan membahas tentang HTML

Apa itu HTML? Mari kita bahas


Pengertian



HTML (HyperText Markup Language) adalah suatu bahasa yang menggunakan tanda-tanda tertentu (tag) untuk menyatakan kode-kode yang harus ditafsirkan oleh browser agar halaman tersebut dapat ditampilkan secara benar.

HTML juga dapat dianalogikan sebagai pondasi awal dalam menyusun kerangka halaman web secara terstruktur sebelum membahas terkait tampilan desain dan sisi fungsionalitas.


Sejarah HTML


Sejarah HTML pertama kali dibuat oleh Tim Berners-Lee yang merupakan fisikawan di lembaga penelitian CERN, Swiss. Berners-Lee mempunyai ide atau pemikiran mengenai sistem hypertext berbasis internet.

Sekitar tahun 1991, Tim merilis versi HTML pertama yang di dalamnya terdalam sekitar 18 tag.


Perkembangan HTML Dari Dulu Sampai Sekarang


1. HTML Versi 1.0

Bermula pada versi 1.0. Versi 1.0 ini merupakan pionir yang masih banyak kelemahan sehingga tampilannya masih sederhana.

HTML versi 1.0 mempunyai kemampuan untuk membuat paragraf, heading, list, hypertext dan cetak tebal atau miring pada teks. Versi 1.0 juga dapat mendukung peletakan gambar atau image pada dokumen tanpa wrapping.


2. HTML Versi 2.0

HTML versi 2.0 mempunyai fitur tambahan yaitu kualitas HTML lebih baik. Versi 2.0 mempunyai kemampuan dalam menampilkan data atau form pada dokumen serta memasukan alamat, nama, dan saran atau kritik.

HTML versi 2.0 ini adalah pionir untuk web interaktif.


3. HTML Versi 3.0

Versi 3.0 mempunyai tambahan fitur dengan fasilitas baru yaitu figure. Figure adalah perkembangan dari image yang berfungsi untuk meletakan gambar serta tabel.

HTML versi 3.0 juga dapat mendukung adanya rumus matematika pada dokumen. Versi 3.0 sekarang digantikan dengan versi 3.2.


4. HTML Versi 3.2

Versi 3.2 adalah HTML yang paling sering digunakan. Versi ini mempunyai teknologi untuk meletakan teks pada keliling gambar.

Sehingga gambar mempunyai latar belakang, frame, style, tabel, dan sebagainya. Versi 3.2 juga dapat menggunakan script untuk mendukung kinerja HTML.


5. HTML Versi 4.0

HTML versi 4.0 mengalami banyak perubahan dari versi sebelumnya. Perubahan tersebut pada perintah HTML yaitu image, tabel, text, link, form dan sebagainya.


6. HTML Versi 4.01

Terdapat juga versi 4.01 yang merupakan perbaikan dari versi 4.0. Versi ini menjadi standar untuk lemen atau atribut pada HTML. Karena sudah memperbaiki kesalahan pada versi sebelumnya.


7. HTML Versi 5.0

HTML versi 5 merupakan prosedur pembuatan tampilan web terbaru dengan penggabungan antara CSS, HTML dan JavaScript. Versi ini dibuat dari informasi bahwa W3C dan IETF membuat versi HTML yang terbaru.



Perkembangan HTML cukup signifikan. Karena W3C terus membuar dan merilis versi HTML terbaru dan update. HTML versi 5.0 menjadi versi paling baik dengan fitur yang lebih lengkap.

HTML 5 mempunyai fitur canggih yaitu support pada embed video dan audio. Sehingga Anda bisa menggunakan file video atau audio ke halaman website yang diinginkan.


HTML 5 memperkenalkan perbaikan ranah semantic pada browser sehingga konten dapat dilihat dan dibaca oleh pengguna lain serta bagi Anda sendiri.

Dengan sejarah dan perkembangan HTML tersebut, Anda pasti sudah memahami apa itu HTML bukan?


Fungsi


Secara umum, fungsi HTML adalah untuk mengelola serangkaian data dan informasi sehingga suatu dokumen dapat diakses dan ditampilkan di Internet melalui layanan web. Fungsi HTML yang lebih spesifik yaitu : Membuat halaman web. Menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.

HTML juga dapat dikolaborasikan dengan penggunaan bahasa CSS (Cascade Style Sheet) serta JavaScript.

Dimana, peran dari HTML5 berfungsi untuk menyusun kerangka dan struktur halaman website. Kemudian, CSS membantu dalam memberikan tampilan desain meliputi warna, font, outline, dan lain sebagainya.

Tugas dari bahasa pemrograman JavaScript adalah memberikan sentuhan interaksi untuk memberikan pengalaman yang berbeda kepada user.


Cara Kerja HTML & Kerangka Inti HTML


Berikut ini merupakan beberapa macam kerangka inti yang membentuk struktur bahasa markup mulai tag, elemen, dan atribut:


>Tag, merupakan perintah atau awalan instruksi yang nantinya akan dibaca pada web browser. Misalnya adalah penggunaan tag <strong>, yang berfungsi untuk memberikan ketebalan pada teks paragraf.

>Element, merupakan proses keseluruhan kode yang dimulai dari tag pembuka (< >) dan diakhiri dengan tag penutup (</>), sebagai contoh element <p>Ini adalah website saya</p>.

>Attribute, merupakan informasi atau perintah tambahan yang dimasukkan ke dalam sebuah elemen. Misalnya saja <img class=”gambar” src=”komputer.jpg” alt=”komputer1” />, sehingga atributnya adalah class, src dan alt image.


Setelah mengetahui informasi terkait struktur awal dari HTML, selanjutnya kita akan mengenal kerangka intinya.


1. <!DOCTYPE html>

Berfungsi untuk mendeklarasikan kepada komputer bahwa anda menuliskan sebuah perintah di dalam kode HTML.


2. <html></html>

Berfungsi untuk tag yang menandakan proses mulai menuliskan kode program pada dokumen HTML.


3. <head></head>

Tag ini digunakan untuk menambahkan metadata ke dalam dokumen html yang berisi judul, deskripsi, library dan lain sebagainya.


4. <body></body>

Dan yang terakhir, tag body digunakan sebagai tempat untuk menuliskan setiap elemen atau lebih tepatnya disebut juga dengan konten pada HTML itu sendiri.


Kesimpulan Pengertian HTML


Jika dijelaskan secara umum, HTML merupakan sebuah mark up yang digunakan untuk membuat dan menyusun dokumen dalam program Microsoft Word. HTML mempunyai dua tipe yaitu block level dan inline tags.

Elemen block level merupakan elemen yang menggunakan semua space yang ada serta membuat line baru dalam dokumen. Contoh dari elemen ini adalah paragraf dan heading.


Dokumen HTML merupakan file yang mempunyai HTML. File ini dapat dilihat dengan menggunakan web browser. Dari web tersebut, akan membaca file HTML sehingga konten yang ada dapat dibaca oleh pengguna.

Setiap website mempunyai halaman HTML berbeda-beda. Masing-masing HTML terdiri dari tags atau element yang mengacu pada halaman website building block.

Elemen atau tag tersebut dapat membuat dan menyusun konten sehingga menjadi bentuk paragraf, heading, dan konten lainnya.


Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk lebih mendalami seputar apa itu HTML setelah membaca blog ini?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Welcome To My Blog...

  Hii... Welcome to my blog... Tujuan blog ini dibuat adalah untuk berbagi informasi , tutorial , tips , dll. Semoga blog" saya bisa memberi manfaat untuk teman-teman semua Ok segitu saja dulu , nantikan blog" saya selanjutnya ya teman-teman! *Saya bingung mau ngetik apa :v Sekian terimakasih ><

Deface : Pengertian, Jenis, Penyebab, Dan Cara Mengatasinya

 Disini kita akan bahas apa itu deface pada sebuah website Pengertian Singkatnya, Kejahatan online bisa menimpa sebuah website tanpa diduga. Salah satunya, website mendadak berubah tampilannya. Jika itu terjadi pada website Anda, artinya Anda telah menjadi korban deface website. Website yang terkena deface biasanya memang memiliki celah keamanan. Peretas memanfaatkan celah tersebut untuk melakukan kejahatan. Deface adalah teknik mengganti atau menyisipkan file pada server, teknik ini dapat dilakukan karena terdapat lubang pada sistem security yang ada di dalam sebuah aplikasi atau website. Deface website juga ulah peretas yang masuk ke sebuah website dan mengubah tampilannya. Perubahan tersebut bisa meliputi semua halaman atau di bagian tertentu saja. Contohnya, font website diganti, muncul iklan mengganggu, hingga perubahan konten halaman secara keseluruhan. Tidak hanya itu, deface website sering dilakukan untuk pengujian awal keamanan website. Peretas bisa saja melakukan aksi leb...

PHP : Pengertian, Fungsi, dan Kesimpulan

Pada kesempatan kali ini akan membahas singkat tentang PHP apa itu PHP? yuk mari simak PHP adalah salah satu bahasa pemrograman yang wajib dipelajari. Alasannya, bahasa pemrograman ini mampu untuk membuat website menjadi dinamis. Nah, dalam artikel ini, Anda akan belajar tentang PHP secara lebih dalam. Kami akan membahas mengenai syntax dasar PHP beserta contoh-contohnya. Pengertian PHP merupakan singkatan dari PHP: Hypertext Prepocessor. Menurut situs tersebut, PHP adalah bahasa pemrograman yang banyak digunakan secara luas dan secara khusus sesuai untuk pengembangan web PHP juga merupakan bahasa pemrograman server-side, maka script dari PHP nantinya akan diproses di server. Jenis server yang sering digunakan bersama dengan PHP antara lain Apache, Nginx, dan LiteSpeed. Mengapa Menggunakan PHP? Saat ini, tak kurang dari 78% website di seluruh dunia menggunakan bahasa pemrograman yang diciptakan Rasmus Lerdorf di tahun 1995 ini. Bahkan platform besar seperti Facebook juga menggunakannya...